Nasib tukang cukur saat di landa musibah corona

Berita masuknya wabah ke indonesia pada bulan januari lalu masih menyisakan dampak yang begitu signifikan, lihat saja akses lalu lintas keluar masuk satu daera ke daerah lainya semenjak di berlakukan untuk berdiam diri dirumah aja hingga melakukan PSBB (pembatasan sosial bersekala besar) mengakibatkan seluruh pergerakn baik dibidang transportasi, rumah makan, perbankkan dan sebagainya menjadi lumpuh akibat pandemi ini. Hanya yang di perbolehkan beroperasi ialah dibidang kesehatan dan logistik saja.

Nasib tukang cukur saat dilanda musibah corona
Credit pic : pixabay
Selain itu dampak wabah ini juga terasa pada tempat atau lingkungan yang mengakibatkan terhambat dan terbatasnya ruang gerak untuk melakukan kegiatan sehari-hari, seperti sekolah-sekolah diliburkan, dilarang berkumpul di tempat keramaian sesuai peraturan pemerintah yang tidak membolehkan beribadah di suaru/mesjid, menyajikan makanan tidak di tempat melainkan harus di bungkus untuk di bawa pulang, menutup  cafe - cafe yang biasanya buka di malam hari. 

Termasuk juga pengusaha bisnis cukur rambut tidak luput dari dampak datangnya wabah corona, nasib tukang cukur saat di landa wabah ini sangat menurun drastis hal ini pertama kali saya rasakan selama menjadi tukang pangkas rambut. Terbukti banyak para tukang cukur yang terkenal di garut dan kota - kota besar lainya harus stop beroperasi bahkan mereka harus pulang kampung akibat wabah virus corona.

Hal ini juga berdampak pada usaha pangkas rambutku yang berada di pulau kundur kabupaten karimun provinsi kepulauan  riau, penyebab wabah ini para pelanggan enggan mencukur rambutnya dikarenakan kegiatan ini tidak menerapkan physical distansing Sesuai Peraturan pemerintah yang harus dilakukan saat wabah ini datang, tujuan ini untuk memutuskan mata rantai virus corona, meski di pulau kami masih di kategorikan dalam zona hijau dan kios pangkas ku masih tetap buka demi bertahan hidup untuk mendapatkan pengasilan. Meskipun ada kelonggaran untuk membuka kios pangkas rambut, namun tetap saja terkendala oleh sepinya pelanggan yang ketakutan akan terjangkitnya virus corona yang bersetatus pandemi ini.

Berharap apa yang melanda di dunia ini khususnya negara INDONESIA secepatnya pulih dan bebas dari wabah ini, agar keluar rumah tidak khawatir, usaha tetap lancar, ekonomi semakin meningkat, dan berjalan lancar seperti semula.

Ini bukan lah yang terbaik, tapi untuk saat ini, Inilah yang terbaik. Tetap istiqamah dan terus berikhtiar kepada Allah s.w.t yang maha mengetahui lagi maha mendengar.


Coretan elektronik yang saya bagikan bukan menjadikan untuk mengeluh dengan nasib tukang cukur saat di landa musibah corona, namun saya yakin balik ini ALLAH s.w.t pasti merencanakan yang terbaik untuk umatnya. Yuk terus dukung blog INFO NONGOL ini agar terus berkembang kedepanya sebagai kanal informasi dengan cara klik lalu bagikan melalui ikon media sosial di akhir artikel ini. Trimaksih sekian cerit kali ini, jangan lupa becermin dan salam ganteng.
Purwanto
Purwanto Cah kuper